Sejarah Singkat

digos_logo

Diploma IPB Goes Open Source atau Digos adalah bermula dari suatu gagasan Bapak Bayu Widodo, BSc beserta mahasiswa-mahasiswi program keahlian Teknik Komputer Diploma IPB yang memiliki suatu misi dan visi open source untuk menjadikan wadah, komunitas IT sebagai suatu organisasi untuk mengembangkan produk, aplikasi, sistem yang berorientasi open source yang saat ini berkembang pesat di dunia IT.

Program keahlian Teknik Komputer yang memiliki relevansi antara open source dengan beberapa mata kuliah yang menggunankan sistem operasi linux, pengembangan aplikasi dengan bahasa pemrograman Java, C, C++ sabagai landasan standar dasar pemrograman yang dikembangkan dan berbasis open source sehingga muncul suatu ide, gagasan, visi dan misi untuk mewujudkan civitas akademika IPB dan Diploma IPB sebagai suatu civitas open source di Indonesia.

Pada tahun 2011, Bapak Bayu Widodo BSc selaku dosen Diploma IPB mengusulkan kepada mahasiswa-mahasiswi angkatan 47 program keahlian Teknik Komputer untuk membentuk suatu komunitas sebagai wadah untuk civitas open source IPB dan membentuk kepengurusan “Diploma IPB Goes Open Source” atau Digos. Setelah proses pembentukan komunitas dan terpilih beberapa mahasiswa angkatan 47 program keahlian Teknik Komputer sebagai Badan Pengurus Harian maka diadakan open recuitment untuk mahasiswa angkatan 48 dan 49 untuk pembentukan pengurus Diploma IPB Goes Open Source (digos) selanjutnya.

Diploma IPB Goes Open Source sebagai akronim dan identitas nama komunitas open source dari Digos dan diusulkan oleh Adit Thaufan Teknik Komputer 47 dan ditetapkan oleh pengurus dan pembina setelah melewati beberapa proses diskusi untuk menetapkan identitas komunitas open source dan resmi di bentuk pada tanggal 26 November 2012.

Setelah terbentuknya susunan organisasi Diploma IPB Goes Open Source (digos) maka dimulai dari perancangan struktur organisasi, kepempinan dan kepengurusan, agenda kerja, pelatihan dan workshop, rencana dan prototyping open source project Diploma IPB Goes Open Source (digos) sehingga di bagi kedalam 3 divisi kenaggotaan dan kepengurusan yaitu Java, Android dan Linux.

Landasan pembentukan Diploma IPB Goes Open Source (digos) adalah untuk mengembangkan kreatifitas dari mahasiswa-mahasiswi pelaku IT Diploma IPB untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi berlisensi open source, baik itu aplikasi yang didevelop oleh Digos itu sendiri maupun aplikasi yang sudah tersedia dan didevelop oleh programmer-programmer open source dunia.

Awal tahun 2014, digos telah mengusulkan dan menginformaskan pada Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi IPB (DKSI IPB) sebagai salah satu Lembaga Kemahasiswaan yang aktif yang berada dalam lingkup civitas akademika IPB untuk pengembangan sumber daya sarana dan pra sarana komunikasi Digos dilingkungan civitas IPB.

Share